he Jou
rney
of
a Rain Love
r » Marty Natalegawa Hasil penelitian Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) tahun 1999 menunjukkan total biaya publik yang harus dikeluarkan hanya untuk mengurus KTP, termasuk memperhitungkan waktu yang terbuang, mencapai Rp 1 triliun pada tahun 1997. Pada saat itu, nominal uang publik yang keluar untuk mengurus KTP mencapai Rp 603 miliar, sepertiganya masuk ke kantong-kantong pribadi.
BURUKNYA pelayanan publik ini hanya puncak gunung es dari fungsi pemerintah yang harus dibenahi. Secara teori, pemerintah memegang tiga fungsi utama, yaitu pelayanan masyarakat, pembangunan, dan perlindungan masyarakat. Sementara pandangan publik tentang PNS seakan sudah harga mati keburukannya.
Imaji bahwa PNS tidak jauh dari orang-orang berbaju coklat yang datang ke kantor terlambat, lalu di kantor cuma baca koran sambil main catur atau minum kopi saja seakan sudah menjadi prototipe PNS. Sindiran sinis warga masyarakat, “Kalau bisa dibuat susah, kenapa harus dibuat gampang” masih melekat erat. Di samping, tentunya pungutan liar dan proyek yang dilakukan di sela-sela jam kerja yang juga kosong itu.
Alasan semua penyalahgunaan jabatan itu dilakukan karena gaji kecil memang sulit dibantah. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2003, gaji pokok PNS mulai dari golongan IA hingga IVE dari Rp 575.000 hingga Rp 1.800.000. Yang berbeda adalah tunjangannya, seperti tunjangan jabatan dan beras.
“Coba saja sampeyan pikir. Dengan tiga anak dan hidup di Jakarta, semua sekolah, kebutuhan ini itu, apa cukup gaji segitu,” kata seorang PNS yang bekerja di Kantor Pajak.
Menurut pengamatan Kompas, imaji buruknya kinerja PNS ini memang mendekati benar. Pemandangan di Kantor Pemerintah Daerah DKI Jakarta tidak jauh dari imaji tersebut. Di lantai 20, misalnya, ruangan kosong. Hanya ada tiga sampai empat karyawan. Beberapa karyawan perempuan malah asyik berbelanja sepatu yang diedarkan seorang pedagang keliling yang masuk sampai ke dalam ruangan. Alasan kosongnya ruangan, sedang ada pendidikan dan pelatihan (diklat).
Pemandangan di lantai 10, tempat Biro Administrasi Wilayah, juga tidak jauh berbeda. Dari jumlah 155 pegawai, seperti yang tertera di bagan organisasi, yang terlihat di ruangan tidak sampai 10 orang pada hari Selasa (1/7) pukul 13.30. Mereka yang ada di dalam ruangan pun tidak jauh dari kegiatan mengobrol dan menonton televisi. Hanya satu orang yang tampaknya sibuk dengan dokumen di meja kerjanya.
Ada juga cerita mengenai meja kerja para PNS ini. Sebagian besar meja-meja tersebut kosong, tanpa sehelai kertas pun di atas meja. Entah karena rapi, tetapi mungkin lebih banyak karena memang tidak bekerja. Di lorong-lorong antar-ruangan, yang ada malah meja untuk tenis meja, seperti di lantai 9 tempat Biro Hukum dan Organisasi berada.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Ruhul Aflah mengakui, pegawai di Pemerintah Provinsi DKI memang sudah padat dan tidak efisien. Oleh karena itu, memang ada rencana perampingan pegawai. Salah satu bentuk yang ditawarkan adalah pensiun dini.
Ruhul mengatakan, sebelum terjadi penggabungan dalam rangka otonomi daerah, pegawai negeri sipil di Pemprov DKI Jakarta berjumlah 70.000 orang. Selanjutnya, setelah adanya penggabungan akibat pelimpahan PNS dari departemen, jumlah pegawai di DKI sebanyak 108.000 orang.
Terhitung sampai Juni 2003, jumlah PNS secara keseluruhan sebanyak 94.142 orang. “Data jumlah pegawai setiap bulan pasti berubah karena ada yang pensiun,” kata Ruhul. Di DKI, kata Ruhul, walau inefisiensi sudah dirasakan, masih ada tenaga kerja kontrak sebanyak 4.758 orang yang tersebar di beberapa unit.
Menurut dia, kebutuhan PNS dengan penduduk DKI Jakarta idealnya adalah 1:200. Adapun penduduk Jakarta berjumlah 8,5 juta orang pada malam hari atau 11 juta orang pada pagi sampai sore hari yang mendiami 650 km² luas Jakarta. Dengan asumsi penduduk DKI Jakarta maksimal dihuni oleh 15 juta penduduk, diperlukan sebanyak 75.000 PNS. Jumlah itu menunjukkan, berarti saat ini sudah ada kelebihan tenaga sekitar 20.000 orang.
qGt Caradvancepay Lt Files Astral%20Workings Index Php Csn 97 Car Advance Pay T
he Jou
rney
of
a Rain Love
r » Marty Natalegawai v v Advance Pay
oGt Caradvancepay Lt Files Astral%20Workings Index Php Csn 97 Car Advance Pay T
he Jou
rney
of
a Rain Love
r » Marty Natalegawaw Advance Advance j Advance Pay